Translate

Thursday, August 20, 2015

Akhir Cerita Kita




Hari ini tepat tiga tahun semenjak berakhirnya kisah kita, untuk pertama kalinya kuberanikan jari ini menekan 12 digit nomormu yang belum bisa kuhapus dalam ingatanku ,
Janjiku untuk setia denganmu ternyata tidak sejalan dengan takdir yang telah Tuhan ukirkan dalam hidupku, walau kuyakin bahwa ini yang terbaik buatku tapi kenapa hatiku sakit dan seakan tak rela menjalani semua ini.
“kak bisa kita ketemu sebelum aku atau kk’ menjadi milik orang lain?” berhasil terkirim ke nomornya. Beberapa menit kemudian tanpa kusangka sebelumnya, dia membalas pesanku dan bersedia menemuiku dengan menanyakan tempatnya. Karpu adalah sebuah pantai indah yang menjadi batas antara kampungku dengannya yang telah aku pilih untuk bertemu dengannya. Sore itu tepat pukul 16.00 kulangkahkan kakiku menuju tempat itu dengan perasaan yang tak menentu, sebenarnya aku takut karena harus kuakui sampai saat dimana aku akan menjadi istri lelaki lain, aku belum bisa menghapus namanya dihatiku walau kutau seminggu lagi dia juga resmi menjadi milik orang lain tapi bedanya mungkin dia akan menjalani kehidupan dengan orang yang dia cintai. Dalam perjalanan sesekali butiran mutiara bercucuran dipipiku, tak bisa kubayangkan bagaimana aku bisa menatapnya setelah beberapa tahun belakangan ini aku tak pernah melihatnya dan apa yang harus kulakukan untuk menahan perasaanku yang masih terlalu besar untuknya?
Beberapa menit perjalanan akhirnya aku sampai di pantai itu, kulihat dia sedang asyik duduk di pinggir pantai menikmati keindahan ciptaan sang khalik, langkahku semakin berat untuk menghampirinya walau jauh dilubuk hatiku yang terdalam ingin rasanya aku berlari dan memeluknya untuk melepas kerinduanku yang telah lama terpendam. Saat aku tepat berada dibelakangnya, tanganku terasa kaku untuk sekedar menyentuh pundakmu yang dulu menjadi sandaranku saat terlelap dan lelah, bibirku kelu untuk memanggil namanya, semua terasa berat bahkan saat kuberanikan untuk menyebutnyapun aku harus relakan beberapa butir mutiara dari mataku bercucuran. Wajah yang itu masih seperti yang dulu, tatapan itupun masih seperti yang dulu tapi aku tak yakin jika rasanya masih sama denganku. Dengan senyuman dia memanggilku untuk duduk disampingnya sembari menikmati keindahan pantai itu,  “gimana kabarnya” ? Tanyanya. Alhamdulillah, kk’? Kataku. Syukurlah aku juga baik, oya mau bicara apa?? Tanyanya kembali. Aku terdiam kebingungan, entah apa yang harus kujawab untuk pertanyaannya kali ini, aku tidak berani untuk sekedar berkata bahwa aku merindukan saat-saat seperti saat itu, saat di mana aku bisa berada didekatnya bahkan berharap   bisa kembali bersandar di bahunya.
Emmmhhh dengar-dengar kakak mau merried yah?? Aku mencoba memberanikan diri untuk bertanya dan dia hanya terdiam sambil menatapku seakan ingin menyampaikan sesuatu yang mulutnya sulit untuk dia utarakan. Aku tahu dia sangat berat untuk membahas hal semacam itu tapi tatapanku seakan menuntut dia untuk berbicara dan syukur banget karena dia akhirnya mau bercerita. “Dulu aku pernah meminta seorang wanita untuk menjadi yang pertama dan terakhir dalam hidupku tapi dengan alasan yang entah kapan kutemukan dia pergi dan memintaku untuk melepaskannya, walau sakit dan tak ikhlas aku lepaskan dia karena aku tahu dia tidak bahagia denganku makanya dia meminta untuk pergi dariku tanpa dia tahu sebagian besar hidupku selama ini kunikmati dengan  mengenangnya tapi sekarang mungkin saatnya aku akhiri dan menuruti keinginan orang tuaku yang ingin melihatku menikah layaknya pria dewasa yang seumuran denganku makanya aku bersedia menikah dengan gadis yang telah dipilihkan untukku,”. katanya (dengan air mata yang berlinang). Mendengarnya hatiku terasa sakit bak ketibang pohon, aku tak bisa berkata sepatah katapun mendengar pengakuannya.
Selama ini kita berdua masih saling mencintai tapi berpisah dengan harapan orang yang kita cintai menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya. Tanpa sadar kepalaku telah kurebahkan di bahunya dengan air mata yang tidak tau cara untuk menghentikannya. “Aku minta maaf kak, tapi jujur selama ini waktukupun habis hanya untuk mengenangmu karena tak sedetikpun aku bisa melepas bayanganmu dipikiranku tapi dengan alasan kebahagiaanmu aku tidak pernah berani mengungkapkannya dan sekarang seperti halnya dirimu, akupun akan menikah dengan pria yang tidak kucintai tapi orangtuaku senang dengannya”.
Sambil memperlihatkan sebuah botol kecil dia berkata, “dulu kamu berjanji untuk jadi yang pertama dan terakhir untukku  makanya aku ingin walau kita hanya punya waktu sehari saja untuk bisa bersama, aku berharap kita wujudkan keinginan kita untuk bersatu diakhir usia kita dan botol ini akan kita kubur, siapapun yang takdirnya ternyata harus sendiri dengan alasan apapun dengan pasangan kita nantinya maka harus datang kemari membawa kertas yang berisikan alasan kenapa bisa sendiri dan nomor yang bisa dihubungi kemudian masukkan kedalam botol yang dikubur ini”. Katanya. Akupun hanya bisa ngangguk sambil tersenyum dan dia memelukku dengan erat seakan tidak rela melepasku untuk pergi menjalani kehidupan baru dengan pria yang lain. Tapi bagaimanapun, inilah takdir yang harus ku jalani, takdirku dengannya hanya sampai di sini, Tuhan hanya mau dia jadi bagian dari masa laluku dan aku percaya bahwa pilihanNya jauh lebih baik karena dialah yang lebih tau mana yang aku butuhkan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Kukubur anganku yang teramat besar untuk bersamanya karena kini ada orang yang butuh kasih sayang itu, orang yang begitu menyayangiku, mengabdikan hidupnya sepenuhnya untukku dan keluarga kita nantinya walau tak bisa ku tepis bahwa kisahku denganmu teramat indah untuk dilupakan tapi bagaimanapun kini aku milik orang lain begitupun denganmu. Harapanku Tuhan selalu menunjukkan arah dan kebahagiann untuk keluarga kita dan biarlah kisah kita jadi kenangan indah yang tak terlupakan. JJJ


Untuk dia yang pernah bersamamu

Aku tahu kamu masih sering mengirim pesan singkat untuk Dia, yang dulu menjadi milikmu. Aku tahu kamu masih ingin kembali lagi bersamanya dan memperbaiki segala yang ada di antara kalian.
Mungkin ketika kamu bertanya pada diri sendiri; mengapa saat ia berhenti membalas semua pesanmu dan memintamu untuk menghargai hubungannya yang baru bersamaku, bagian kecil dari dirimu terasa sedikit menyakitkan? Aku tahu memang susah bagimu untuk menyaksikan apa yang biasanya menjadi bagian dari kehidupanmu kini menjadi milik orang lain, milikku.
Aku tahu benar bagaimana rasanya melihat orang yang kamu cintai kini telah move on dan bersama orang lain. Mengertilah bahwa sebenarnya ini hanyalah sebuah proses hidup yang harus kamu jalani. Aku tidak berusaha untuk mengontrolnya, karena ia sekarang bersamaku memang karena pilihannya, ia memilihku. Aku bukan musuhmu, aku tidak berusaha menjadi musuhmu, aku hanya seorang gadis sederhana yang kini saling melengkapi hidup bersama ia yang dulu kamu kasihi.
Jika kamu masih memiliki rasa padanya, maka relakanlah ia untuk pergi. Izinkan ia untuk berbahagia bersamaku. Jangan pernah berpikir bahwa ia melupakanmu, tidak. Ia menjadi pria hebat seperti sekarang tidak lain tidak bukan karena ada bagian dari dirimu yang tertinggal dalam dirinya. Maka dari itu aku sangat berterima kasih dan akan sangat menghargaimu jika kamu mau belajar untuk menerima kenyataan bahwa kalian tak lagi bersama

Sunday, May 24, 2015

DuZiBet



Aku sebut saja Aisyah si gadis super cerewet kalau salah satu kabel syarafnya lagi putus, tapi kadang jadi manusia paling pendiam sejagat raya kalau gi badmood gak jelass,,, tapi gak nyangka bangettt ada laahh beberapa orang yang kurang tau  dia jujur atau jagain perasaanku ngatain aku MANIS, (jadiiii maluuuuu)...
Seperti remaja pada umumnya aku juga punya kisah cinta yang lumayan menarik and suka dukanya tuuuchhh kayak dha gak ada lagi yang tersisa yang belum sempat q rasain, mulai dari bahagia, sedih, patah hati, kecewa, cemburu daaannn masih banyak lagi yang laiiinn tapi kali ini aku Cuma ingin ngebahas kisahku dengan salah satu senior tapii  bukan saat aku masih berseragam sekolahh yhaaa!!!
Iyaaa sekarang aku udah masuk ke salah satu perguruan tinggi negeri dengan jurusan yang dari dulu sebenarnya aku damba2in tapi sekarang gak nyangka bangett ribettnya pas udah dijalanin tapi demi impian insya alllah bakal kujalani semuanya. oyaa lupa, aku kan mau bahas kisahku ma itu senior kok jadi curcol gini hahaha
Sebut aja dia pulch, awal kenal ma dia jujur pake sumpahhh sebell bangett ma tuch orang apalagi klau denger beberapa teman cerita tentang sikapnya yang lumayan soK dan seenak hatinya ajaaa meski kata temanku itu hanya diawal2 aja dia begitu tapi aku ndag tau knpa jengkel aja bawaannya ma tuch orang atau mungkin karena aku dah terlanjur ngebangun kejengkelan tersendiri kali yah ma tuh orang, entahlaahhh...
Sering banget aku habiskan waktuku hanya untuk berdebat ttg dia dengan salah satu teman terbaikku yang ndag tau kenapa dya slu aja ngebelain tuch orang klau aku ngejelek2in atau ngebanding2in ma seseorang yang ku anggap asisten terbaikku.
Mungkin Tuhan juga ndag setuju kali yhaa klau aku slalu ngejelekin itu orang hingga tiba suatu hari aku menyaksikan sendiri betapa dia orang yang sabar dan gak suka ngasarin wanita padahal hari itu sebagai seorang cowok harga dirinya udah diinjak2 ma salah seorang junior, sumpaaaahhh ndag tau kenapa penilaianku yang teramat buruk ke dia berubah 180 derajat, sesekali aku memperhatikannya yang selalu berusaha tersenyum walau terbalut dengan emosi yang aku atau dia mungkin ndag tau sampai kapan emosinya itu redam...
Seperti biasanya nih yhaa kalau akhir praktikum itu ada istilahnya ngumpulin tanda tangan para asisten, akupun harus berusaha ngumpulin sebagai salah satu persyaratan sebelum penjilidan laporan lengkap dan udah pasti donk aku harus minta kepada tuhh orang, awalnya aku nyantai aja niih karena aku mikirnya dia kan baik,, udah gitu pastinya gak pakai neko2lah tapi yang kupikirkan  ternyata gak kejadian karena kali itu dia mengembalikan kejengkelanku terhadapnya yang udah sempat q sembunyikan......
Malam itu dengan santaii q sodorkan kertas untuk ditandatangani ma dia n berharap bangettt tuuhh dia langsung terima tapiii dengan sinis dia Cuma bilang “apaaa???? Tanda tangan,,,, gak segampang itu!! Buat puisi dulu kalau mau tandatanganku...” sumpahhh ngeseliin banget so diantara asisten yang kumintai ttd Cuma dia yang pke syarat,  dengan terpaksa aku buat puisi itu dengan sedikit nenangin diri merangkai kata yang indah demi sebuah ttd... klau ndag salah isi puisinya begini...

ASISTEN
Asisten engkau bagaikan durian(durio zibethinus)
Yang diluar penuh dengan duri tapi seiring berjalannya waktu
keindahan dan aroma kesejukan hatimu mulai tercium
Tuhan .....
Q mohon agar kebahagiaan selalu menyertainya.
Eeemmmmhhh kurang lebih isinya begitulah, setelah itu dengan perasaan senang dan agak jengkel dikit, q serahin dehh tuh puisi tapi parahnya dan sampai saat ini aku gak tau kenapa bisa??? Dia dengan teganya menyambut puisiku dengan tertawa terbahak2 serta mamerin tuh puisi ke semua asisten yang ada malam itu dan nertawain bareng, karena sedih n campur2 nih yaahh hatiku makanya aku pergi tapi beberapa saat kemudian dia minta kertas yang mau ditanda tangani sambil gak hentinya tertawa padahal aku udahh manyuunn2 aja tuhh di depannya,..
Setelah hari itu, setiap aku ketemu ma dia, selaluuuu saja dia tertawa n senyum ndag jelas yang sesekali juga q balas dengan senyuman siihhh. hingga tiba akhirnya dia minta nomorku ma temanku dan bermaksud katanya ngerjain aku tapi sayangnya dia salah orang mintanya karena sahabatku itu ndag mungkinlahh  biarin aku dikerjain tapi saat dia ngerjain siiihh aku mahhh biarin aja and sok2 nggak tau dia lahhh ( hahahah kadal dikadalin nih ceritanya), yang lucunya tuuh yahh dia makin rajin senyum2 ma sya semenjak ceritanya buat aku penasaran hingga tiba saat dimana aku bosan dia banyak boongnya makanya aku jujur aja klau aku udah tau nomornya jauuh sebelum dia ngerjain aku, hahaha katanyaa dia maluu “ jadi saya atau kamu ini yang dikerjain” katanya.
Hampir tiap hari aku ketemu ma tuhh orang dengan senyum yang tiap hari semakin terlihat manis saja, belum lagi smsan yang semakin lancar sama beberapa kali laahh nelepon tapi saat itu aku layanilaahhh soalnya dia juga lumayan asyiikk dan lucu diajak bercanda dan sesekali juga dia minjamin aku buku2nya yang kebetulan beberapa mata kuliahku pernah dia lewati.
Dari sekian kali bertemu ma dia, yang paling aneh adalah ketika dia minjamin buku IPI karena waktu itu aku gak nyangka dia rela2in waktunya untuk datang pagi banget ke kampus hanya karena ngirain aku bakal pake itu buku tapi ternyata aku nggak pake dan aku baru nemuin setelah dia nungguin aku sekitar 3 jam menungggu. Aku tau saat itu sebenarnya dia lelah karena ketika aku menemuinya dia tertunduk lesu dan kaget pas aku menyebut namanya kemudian dia mengangkat wajahnya dan menatapku dengan dalammmmmm bangetttt sambil menyerahkan buku itu, seakan matanya ingin menyampaikan sesuatu yang sangat sulit untuk keluar langsung dari bibirnya tapi aku seakan mengabaikan tatapan itu meski hatiku terus bertanya apa makna dari tatapannya itu sambil meninggalkannya dengan kebiasaanku “ makasih kak, duluan “ kataku berlalu.
Hari selanjutnya, dia semakin nunjukin sesuatu yang aneh tapi aku ndag pernah berani berharap lebih darinya karena aku sepenuhnya sadar merasa kurang pantaslah untuk dia punya perasaan lebih ke aku meski ndag bisa kupungkiri hari2ku seakan lebih berwarna kenal ma dia karena dia baik, sopan,lembut, sholeh,pintar, and terbuka teruss seru diajak curhat n bercanda!! 
Malam itu tiba2 ada nomor baru yang sms k nomorku dengan nada yang agak gombal gitu, cara nulisnya mirip bget ma dia tapi pas aku tanyain katanya itu bukan nomornya and orang itu juga gak mau banget ngaku. Sekitar 3 hari setelah ada yang ngerjain tiba2 dia bertanya tentang nomor itu “ dek kita taumi nomor yang pernah kita tanyakan?? Katanya. Aku jawab aja nggak kak, emang kenapa?? Tanyaku. Gak nyangka bangett ternyata dia orangnya “ sebenarnya itu nomorku” katanya. Yaahhh aku kan ndag suka terlalu ngebesar2in klau ada yg ngerjain karena aku juga biasalah ngerjain orang jadi aku jawab aja “ooh  pintar mki ma’gombal dii??? “ ehhhh tiba2 dia pake jujur2 aja katanya niih yha  dia gak gombal tapi serius dia jatuh cinta ma aku and berharap aku mau jadi cinta pertama and terakhirnya,, saat itu aku hanya bisa terdiam n gak tau mau ngomong apa sampai dengan nada yang berbeda tapi maksud yang sama, dia kembali bertanya padaku>> bolehkah aku bertransmigrasi ke hatimu jikalau memang nggak adaji penduduk hatita??? Kembali aku terdiam kebingungan dengan perasaanku yang jadi gak karuan and maunya senyum2 aja, kemudian aku abaikan smsnya dan meminta masukan beberapa sahabatku and mereka setuju makanya aku juga berani menerimanya dengan hanya berkata “iy” katanya siih dia bahagia tapi awalnya aku gak terlalu percaya karena takutnya dia Cuma ngerjain atau bercanda tapi hari2 q lalui dia ngebuktiin kalau dia serius,, 1-3 bulan maniss bangett,, sepenuhnya dia manjain aku, perhatian, pengertian and romantis bangett tapi ndag tau kenapa masuk bulan keempat dia berubah jadi agresif, cepet marah, banyak maunya tapi aku mencoba bertahan karena sungguh aku sayang bangett ma dia and berharap dia kembali ke kkq yg dulu bukan saat itu. Tapi entahlah, mungkin ada pesona wanita lain atau aku yang ngebosanin sampai dia jadi berubah bangett, dia udah gak suka yang beraroma romantis walaupun sekedar surfrise ultahnya yang udah aq rencanain berminggu2 sebelumnya, dia marah karena ndag suka dengan kejutan itu tanpa melihat bagaimana kecewanya aku didepan sahabatku, dia tega gak lagi ngejaga perasaanku dan banyakkk lagii...
Saat itu aku gak tau berapa banyak air mataku yang terpaksa kusimpan rapat2 agar gak terlihat didepan sahabatku meski pulangnya aku dianteriin ma dia tapi sakit itu masiih terasa bangettt bahkan saking keselnya and takut dikecewain lagi, aku gak memberikan kado yang juga udah aku siapin dan satu kata yang aku ingat bangett dia sempat ucapkan diatas mtor saat itu adalah “ janganki ulangi lagi nah, q harap ini yang pertama dan terakhir kalinya “ huuummm ternyata kata2nya manjur itu beneran jadi yang pertama n terakhir kalinya karena aku terpaksa melepasnya,
 aku masih sayang dengan jiwaku yang sangat kasihan harus menahan sakit dan air mataku yang habis terbuang sia2 karena dia semakin berubah dan mengabaikanku........
Sekarang aku yakinkan diriku untuk tidak lagi dengan mudahnya membiarkan jatuh pada hati yang salah walau saat ini ada beberapa cowok yang selalu berharap dan sudah seringkali juga kudengar kata sombong itu ditujukan untukku karena penolakan itu,, tapi salahkah jika aku ingin menikmati kesendirian ini dan jauh dari kesakitan2 yang kemungkinanya bakal lebih besar????/,,, maaff aku Cuma belajar dari pengalaman sebelumnya walau q juga tahu bahwa tidak semua pria itu sama tapi mencegah lebih baik kann ????? .......:)

Sunday, December 14, 2014

St*rs1

Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau suburkan dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian. Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak berusaha mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yg telah dicari. Supaya engkau memperoleh sahabat, jadikan dirimu sendiri lebih dulu sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang lain.
Ungkapan sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang. Sahabat yang baik adalah orang yang berkata benar, dan bukannya orang yang hanya membenarkan kata-kata.
Sahabat sejati adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan dukungan. walaupun saat itu mereka sepatutnya berada di tempat lain yang lebih menguntungkan. Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri “. Kesunyian bukanlah sekutu derita,melainkan sahabat ketinggian jiwa. Ilmu dan kepandaian itu adalah sahabat yang paling setia dalam hidup sampai kepada penghabisan umur.
Persahabatan yang sejati akan membawa kepada kerinduan yang abadi
Perang yang rugi ialah orang yang tidak memperoleh sahabat…dan yang paling rugi ialah yang ditinggalkan oleh sahabat.
Sesungguhnya persahabatan itu lebih unggul dari pada percintaan. Tanpa persahabatan, percintaan akan berakhir Tetapi tanpa percintaan, sahabat boleh kekal Oleh itu, hargailah persahabatan yang terjalin Kerana sahabat mewakili suatu kekuatan.
Sahabat yang paling baik adalah diri kita sendiri yang tahu menilai setiap apa yang kita lakukan.
Hadiah yang beharga dalam arti kata sahabat yang sebenarnya Adalah memberi yang terbaik dari diri anda sendiri.
Bergaullah dengan manusia sebaiknya Sehingga kalau kamu mati mereka tangisi Dan kalau hidup mereka selalu merindukan kamu
Yang indah itu pertemuan, Yang manis itu kemesraan, Yang pahit itu perpisahan, Yang tinggal hanyalah kenangan
SAHABAT MENANGIS! Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu,
tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.
tetap sayangilah sahabat-sahabat sejatimu…..
Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, “Aku lupa”
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, “Tunggu sebentar”
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, “Tinggalkan aku sendiri”
nilai suatu persahabatan sebenarnya dilihat dari ketulusan hati dari kesediaan mau berkorban untuk sahabatnya..

Silent Love :)



cinta dalam diam? dilihat dari judulnya saja. logika kita tidak menerima.
Bagaimana bisa cinta itu hanya ditunjukan dalam diam, cinta itu harusnya diungkapkan.(?)

Saat hati diliputi virus yang bernamakan "Cinta". hati-hati sungguh, jangan biarkan cintamu kepada manusia melebihi cintamu pada Sang Pemegang Hati yakni Allah. kita tidak tau apakah orang yang kita puja dan yang hadir dalam bunga-bunga tidur kita. hehe merupakan orang yang akan menjadi halalmu. lantas bagaimana menyikapinya?




Saat benih cinta itu mulai tumbuh, dan harapan bersemai subur dalam hati,  tak usah kau tunjukkan cintamu kepadanya.jika belum siap melamar, karena bukti cinta itu melamar. bukan kirim bunga atau pesan singkat perhatian yah hehe. diam mungkin adalah cara yang terbaik. daripada kau ucapkan cinta kepada akhwat/ikhwan yang belum halal atau bahkan tak pernah jadi halal yang membuat imannya goyah. tak perlu cemas bila dia bersama dengan orang yang tentunya bukan kamu

 Allah maha tau segalanya, ia tahu apa yang terbaik untukmu. mungkin saja, apa yang menurutmu baik itu adalah buruk bagimu. karena Allah maha mengetahui atas segala sesuatu.
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (QS. Al-Baqarah :216)

 saat kegelisahan itu singgah, bersabarlah. jaga jarak dengan dia. dan mendekatlah kepada Dia. doakan dia dalam sujud-sujud panjangmu. dan mintalah Ia agar meneguhkan hati agar hanya ada Allah yang mengisi relung hati.Tak perlu cemas, bila nantinya dia menjauh. seharusnya kita cemas saat jauh dari Allah.

 Muliakanlah dirimu, berdoalah dia adalah orang yang tepat. orang yang kita cintai dalam diam belumlah halal, dan belumlah tentu akan halal. bersabarlah, janji Allah sudah ada pendamping untuk kita. mungkin dia, mungkin juga bukan dia. janganlah terikat dengan sesuatu yang masih mungkin. jangan habiskan waktumu untuk cinta kepada manusia. kejarlah Allah, maka kebaikan-kebaikan akan datang kepada kita.

jika kita mencintai Allah, maka rasa cinta terhadap apapun akan sirna. itulah cinta sejati, cinta di jalan yang benar. jangan takut, jika ia adalah yang terbaik, Allah akan dekatkan, jika bukan yang terbaik, Allah akan selesaikan dengan caraNya.

cinta dalam islam itu adalah tanggung jawab. bukan sekedar pertemuan indah dan kata-kata indah, yang mengikat kalian itu pernikahan.

Monday, November 3, 2014

DAFTAR NAMA SISWA KELAS XI MIA 3 YANG TUNTAS UH

  1. HALIMAH TUSSADIAH (100)
  2. RISKI SAFITRI (100)
  3. RISKA WULAN SARI (95)
  4. AHMAD MUHLIS (93)
  5. NADILA AISYIAH (90)
  6. REGITA SASKIA SARI (87)
  7. INDAH LESTARI (86)
  8. A. MUH FADHIL (85)
  9. QONITHA (80)
  10. SYIFAKNI ROCHMA (75)
  11. NURFAISYIAH (75)
  12. KHAIRINNISA ASTI (75)

DAFTAR NAMA SISWA YANG TUNTAS ULANGAN HARIAN KELAS XI MIA 4

  1. DWIKA WULANDARI (1OO)
  2. MUH. LUTFI FIRDAUS(100)
  3. ST. NAURA (100)
  4. SURYA AWALUL (100)
  5. MUH. FIRMANSYAH (100)
  6. DHEA ALFIHRA (99)
  7. MUH. WILDAN RIVKY IVAN (99)
  8. KARTIKA DIGNA (99)
  9. TIFANI RINI(98)
  10. RAHMAT THABRANI ASARI (96)
  11. ADE NUR RIZKI (93)
  12. ULFAH FEBRIANTI (90)
  13. RIZKI LEKA (86)
  14. FARAH FATTIYAH HASMIL (78)
  15. IRFAN FAHMI (75)
  16. M. FARHAN MAULANA (75)